"Saya tidak pernah tertinggal dari Nabi SAW. di dalam peperangan yang beliau ikut dalam perang itu, sampai pada perang Tabuk, kecuali perang Badar dan Nabi tidak mencela seseorang yang tidak ikut perang Badar kerana ia keluar hanya menginginkan harta, dan orang-orang Quraisy keluar mereka menginginkan harta-hartanya, mereka bertemu (perang) tidak pada hari penentuan perang seperti yang telah difirmankan oleh Allah Taala. Selama hidup ku sesungguhnya yang paling mulia pertemuan Rasulullah pada manusia adalah pertemuan di Badar, dan yang paling saya senangi iaitu saya bisa mendatangi tempat baiah ku, Baiatul Aqabah ketika saya berjanji di dalam Islam, kemudian sesudah itu saya tidak pernah tertinggal (perang) dari Nabi sampai pada perang Tabuk iaitu perang terakhir yang dilakukan oleh Rasulullah SAW., Nabi SAW. memberitahukan kepada manusia untuk berangkat. Rawi menuturkan hadis panjang. Ka'ab bin Malik berkata :"Saya berangkat kepada Nabi SAW. ketika itu beliau sedang duduk di masjid di sekitarnya ada beberapa orang Islam, beliau kelihatan bersinar (bersuka cita) seperti sinar bulan, beliau setiap bersuka cita dalam satu urusan selalu bersinar, saya datang dan duduk diantaranya. Nabi SAW. bersabda :"Bergembiralah hai Kaab bin Malik dengan hari yang bagus yang datang kepada mu semenjak engkau dilahirkan oleh ibumu. Saya bertanya :"Hai Nabi Allah ! khabar gembira itu datang dari Allah atau dari kamu ?", Nabi bersabda :"Tidak, kabar itu dari Allah, kemudian Nabi membaca ayat-ayat ini; (Sesungguhnya Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang muhajirin, dan orang-orang Ansar yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka) Kaab bin Malik berkata :"Untuk ku juga turun ayat : (Bertaqwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar). Kaab bin Malik berkata :"Saya bertanya : Hai Nabi Allah, sesungguhnya taubat ku iaitu, saya tidak akan berbicara, kecuali berbicara dengan benar dan saya akan mengeluarkan semua harta ku untuk sedekah kepada Allah dan Rasul-Nya. Nabi SAW. bersabda :"Tahan sebahagian harta mu itu lebih baik untukmu". Saya berkata :"Saya telah menahan sebahagian yang ada di Khaibar. Kaab bin Malik berkata :"Tiada nikmat Allah yang paling besar sesudah saya masuk Islam, kecuali sesudah saya membenarkan Rasulullah SAW ketika saya dan para sahabat membenarkannya dan tidak membohongkannya sehingga kita binasa seperti binasanya orang-orang terdahulu, dan semoga Allah tidak menguji seseorang di dalam masalah kebenaran (tidak bohong) seperti yang telah Allah ujikan kepada ku iaitu saya tidak akan berbohong sesudah (saya masuk Islam) dan saya berharap semoga Allah menjaga ku untuk selanjutnya.
|
No comments:
Post a Comment